Klik Iklan nya, dapatkan peluang bisnis nya.

Minggu, 30 Agustus 2009

Rahasia Uang.

Dengan senang hati dan dalam jumlah yang semakin besar, uang akan datang kepada siapapun yang mau menyisihkan tidak kurang dari sepuluh persen penghasilan untuk menciptakan kekayaan bagi masa depan.

Dengan rajin, uang akan bekerja bagi pemiliknya yang menemukan bagi uangnya pekerjaan yang mengutungkan, sehingga uang anda akan beranak pinak.

Uang akan aman dalam lindungan pemiliknya yang bijak, Uang diinvestasikan berdasarkan nasihat orang yang terbukti ahli dalam pengelolaan.

Uang akan lari dari pemilik nya dalam tujuan yang tidak diketahui dengan baik atau tidak dianjurkan oleh orang orang yang ahli dalam pengelolaannya.

uang akan lari dari pemiliknya, bila memaksa nya untuk memberi penghasilan yang mustahil. yang mengikuti bujukan mulut manis para penipu atau orang yang tidak berpengalaman dan muluk muluk dalam investasi.

Sabtu, 29 Agustus 2009

Tujuh cara untuk mempraktekkan kegiatan mendengarkan. :

Melihatlah kepada orang yang berbicara,siapa saja yang layak didengarkan juga layak dilihat. hal ini akan membantu anda memusatkan perhatian pada apa yang dikatakannya.

Perlihatkanlah bahwa anda sangat tertarik kepada apa yang dikatakannya. kalau anda setuju, anggukkan kepala anda, kalau ia mengisahkan suatu cerita terseyumlah, tanggapilah isyaratnya. Berkerjasamalah dengan dia.

Condongkanlah badan anda ke arah orang yang berbicara. Pernah memperhatikan bahwa anda punya kecenderungan untuk mencondongkan badan ke arah pembicara yang menarik, dan menjauhkan diri dari pembicara yang membosankan ?.

Ajukan pertanyaan. Ini membuat orang yang berbicara tahu bahwa anda masih mendengarkannya.

Jangan menyela, sebaliknya mintalah dia untuk menceritakan lebih banyak.
Kebanyakan orang merasa sangat tersanjung kalau anda tidak menyela sampai sampai dia selesai berbicara. Tetapi mereka akan merasa lebih tersanjung lagi kalau anda merangsangnya untuk berbicara lebih banyak, "Tolong ceritakan lagi bagian yang terakhir tadi secara lebih lengkap, atau saya ingin tahu lebih banyak tentang apa yang anda katakan tadi mengenai persoalan itu.

Tetaplah mengikuti bahan percakapan si pembicara. Jangan mengganti bahan percakapan yang sedang di kemukakan orang lain sebelum dia selesai, tidak peduli apakah anda tidak sabar ingin memulai bahan percakapan baru.

Gunakan kata kata si pembicara untuk menyampaikan pendapat anda sendiri.
Setelah orang lain selesai berbicara, ulangi kembali kepadanya beberapa hal yang dikatakannya.ini bukan hanya membuktikan bahwa anda mendengarkannya, tetapi juga merupakan cara yang baik untuk mengemukakan gagasan anda tanpa perlawanan.
Tak Ada Sesuatu Yang Gratis.


Kata 'gratis' itu mempunyai sebuah kekuatan hipnotis yang luar biasa. Sering kita dengar, 'Beli ini gratis itu', 'Anda dapat gratis' dan sebagainya. Tapi anda harus ingat kata-kata kuno John Ruskin, "Tidak ada makan siang yang gratis."

Selalu saja ada harga yang harus anda bayar untuk sebuah kenikmatan atau sebuah hasil. Jadi bila suatu saat anda dijanjikan diberi sesuatu, "Gratis pak, anda bisa mendapatkan ini gratis," maka perhatikanlah di belakangnya ada apa.

Saya sering jalan di Mall lalu ada orang yang menawarkan, "Pak-pak ini saya kasih 200.000 gratis." Saya tak pernah percaya. Saya yakin ada udang di balik batu, ada batu dibalik sepatu. Jadi pasti ada sesuatu yang diinginkan.

Saya pernah punya pengalaman lain. Waktu itu saya mengirimkan sebuah voucher gratis buku hanya dengan memasukkan nomor karti kredit. Saya hanya dicharge USD 1. Ternyata di bawah voucher tertulis kecil, 'Anda bersedia mulai bulan berikutnya membeli buku yang dikirim dengan harga USD 19'. Wah tentu saja hal ini luput dari perhatian saya. Memang ada tulisan 'Boleh membatalkan setiap saat.' Namun pembatalannya tidak semudah itu. Harus berbelit belit dan yang sudah terkirim tetap harus anda bayar.

Ada pengalaman dari teman-teman yang mendaftar konten seluler, sering meski sudah meng-unreg selalu langganan konten seluler ini masih jalan. Masih dipotong pulsa kita. Ternyata untuk unreg tidaklah semudah itu. Bahkan teman saya akhirnya mengganti nomor handphonenya.

Kita harus tahu, 'Kalau sesuatu terlalu baik, terlalu enak, terlalu murah biasanya selalu ada yang tidak benar.' Kita harus wajar-wajar saja mengamati tentang kehidupan, dan dipertimbangkan lagi kewajaran penawaran apapun yang datang ke kita. "When something is too good to be true, it is usually not true".

Office boy saya sempat senang sekali karena dapat undian mobil gratis. Bermimpi indah beberapa hari, mencari pinjaman uang untuk melunasi pajaknya. Untung sempat ketahuan kalau itu cuman tipuan saja. Ah, rimba kehidupan selalu penuh bahaya buaya yang berpura pura seperti seonggok kayu. Siap menggigit saat kita lengah.

Kalau tiba-tiba ada seorang teman yang tidak pernah anda temui tiba-tiba datang mengunjungi terus bilang, "Pak titipkan uang saja di sini. Bunganya banyak, 7% per bulan. Tidak ada resiko." Hati-hati! Biasanya ini adalah penipuan.

Jadi saya yakin dalam setiap kegiatan kita berbisnis, selalu ada harga yang harus kita bayar kalau kita ingin sukses. Lalu kalau kita menyadari hal ini, maka kita akan lebih jarang ditipu orang. Lebih mau bekerja keras, membayar biaya kesuksesan kita dan bekerja dengan lebih realistis. Salam sukses
Enam Tahapan Pembelian


Bila anda sebagai seorang salesman, anda sering heran dengan kelakuan calon customer anda. Suatu ketika dia bersemangat menanyakan ini-itu produk anda. Seakan dia ingin membeli produk anda. Namun sampai lama juga tidak membeli. Dan ketika jadi membeli, yang dibeli adalah produk kompetitor. Di lain pihak, tanpa banyak tanya seorang calon customer membeli produk anda.

Kenapa hal ini bisa terjadi? Hal demikian terjadi karena seseorang sebelum memutuskan untuk membeli melewati beberapa tahapan. Jadi sebaiknya anda mengetahui tahapan ini untuk bisa lebih berhasil menjualkan produk anda.

Tahap yang pertama adalah kesadaran akan kebutuhan sesuatu dan ketersediaannya. Dia sadar bahwa ada kebutuhan atau ada kesempatan yang dapat dilakukan bila dia membeli barang tertentu dan barang tertentu tersebut tersedia di pasar.

Yang kedua, dia akan mencari informasi sebanyak-banyaknya tentang produk anda, tentang alternatif produk yang ada dan tentang kompetitor produk anda. Dia mencari informasi dulu produk anda itu: fiturnya apa, harganya berapa, adanya di mana, servicenya bagaimana dan seterusnya.

Setelah itu yang ketiga, maka dia merasa suka dan butuh akan produk itu secara umum. "Ya sudah, saya memang butuh laptop," kata calon customer kita.

Jadi kalau diamati ada tahapan seperti ini. Awalnya dia merasa butuh laptop, "Waktu saya mulai bekerja di pekerjaan ini ternyata membutuhkan laptop. Semua orang sudah pakai laptop," katanya. Lalu, dia mencari informasi sebanyak-banyaknya: laptopnya merk apa, spesifikasi apa, harganya berapa dan seterusnya. Lalu yang ketiga, dia merasa oke dan siap untuk membeli laptop.

Tahapan yang keempat adalah preferensi. "Kenapa saya harus membeli produk merk A, bukan merk B. Kenapa saya harus membeli tipe yang seharga ini bukan seharga itu." Ini adalah preferensi. Dia akan mencocokkan produknya disesuaikan dengan kesukaannya, seleranya, budgetnya dan lainnya. Di tahapan ini dia sudah mulai mengerucutkan pada apa yang lebih disukai dibandingkan yang lain.

Yang kelima adalah membuat keyakinan atau konfirmasi. Setelah dia mengerucutkan pada beberapa pilihan, dia akan tambah mantap setelah mendengar penjelasan yang baik dari salesmannya, melihat pelayanannya yang bagus, mendengar teman-teman memakai merk yang sama dan puas serta lainnya.

Tahapan yang terakhir, keenam, akhirnya orang itu memutuskan membeli produk itu.

Jadi sebenarnya dalam tahapan ketika seseorang ingin membeli sesuatu apakah itu laptop, mobil, makanan, baju dan lainnya akan melewati 6 tahapan ini. Kesadaran akan kebutuhan produk, lalu mendorongnya mencari informasi lebih banyak. Setelah itu dia yakin akan kebutuhannya membeli produk itu. Setelah proses ini dia akan mencari preferensi mana yang dia sukai. Lalu akhirnya dia meyakinkan diri, "OK, kalau begini saya beli." Setelah yakin dia akhirnya membeli.

Kita harus dapat membantu pembeli itu untuk menguatkan apa yang kita tawarkan, bahwa hal itu memang tepat untuk dia dan pilihannya adalah benar. Menyadarkan bahwa fitur-fitur yang kita tawarkan pas untuk dia. Membuat perbedaan dan kelebihan kita dibanding pesaing kita menjadi lebih berarti untuk dirinya.

Nah, memang tugas kita sebagai seorang salesman membantu pelanggan menemukan keyakinan kembali terhadap produk yang memang kita tawarkan. Targetnya adalah menyelaraskan antara kebutuhan dia dengan yang kita tawarkan. Sehingga akhirnya mereka yakin dan mau membeli produk kita. Selamat berjualan.
Lima Langkah Networking.

Saya sering mengetahui orang yang mencoba selalu menambah networknya. Yakni dengan cara bersahabat dengan orang baru, membuat koneksi baru atau mencari network-network baru. Dengan ini dia dapat memperluas networknya. Saya tahu hal ini sangat baik. Namun seharusnya lebih memperhatikan aturan-aturan dasar dalam networking.

Yang pertama, kenalilah network anda. Ketika baru kenal seseorang, cobalah untuk benar-benar mengenalinya. Misal: apa sebenarnya bisnisnya, apa kesenangannya, kepribadiannya seperti apa dan sebagainya. Caranya dengan lebih melihat dan mengamati secara seksama.

Yang kedua, coba dilihat apa yang sebetulnya dia inginkan dari anda kalau dia bersahabat dengan anda. Kalau memang itu ada pada anda, silakan beri apa yang dia inginkan.

Yang ketiga, coba cek kesamaannya dengan anda. Bila dia suka mancing, anda hobi mancing juga atau sama-sama menyukai membaca buku. Nah dari sini, dapatlah berbincang seru dengan dia. Perbincangan ini menjadi menarik dan dia menjadi lebih cocok dengan anda.

Yang keempat, 'keep contact'. Selalu anda jaga hubungan itu. Tentu anda harus menghargai waktunya. Jangan menghabiskan waktunya berjam-jam tanpa sesuatu yang membawa hasil. Anda harus tahu tidak setiap orang menyediakan waktu untuk berbicara dengan anda. Jadi anda harus dapat memberikan sesuatu kepada orang itu, tidak harus berupa material, bisa saja berupa informasi ataupun pengertian ataupun nasihat,

Dan yang kelima, anda juga harus bisa menginformasikan sebetulnya apa yang anda inginkan dalam hubungan anda dengan dia. Asalkan itu sesuatu yang wajar, saya yakin network anda kalau dia mampu, akan mau memberikan apa yang anda inginkan. Entah itu informasi, referal atau apapun. Di mana dia juga mendapat value yang sama besarnya atau bahkan lebih besar lagi dari persahabatan dengan anda.

Kita memang bukan bersahabat untuk selalu berbisnis. Tetapi sering bahwa kalau kita bisa saling mengisi akan saling menguntungkan. Bila demikian maka hubungan itu akan menjadi lebih baik, lebih membawa kesuksesan kepada kedua belah pihak.
Delapan Cara Belajar

Sering orang beranggapan bahwa masa belajar selesai ketika sudah bekerja. Mereke berhenti belajar sekalipun hanya lulus SMA. Padahal seharusnya belajar terus kita lakukan selama hidup. Selama kita mampu. Tak melihat umur. Karena dengan belajar kita terus dapat mengembangkan diri, mendapatkan ketrampilan baru, mendapatkan cara yang lebih baik atau pengetahuan yang luas.

Karena itu saya berikan 8 tips yang dapat dilakukan untuk tetap selalu belajar.

Yang pertama dan ini yang paling saya yakini adalah membaca. Tidak semua orang suka membaca, tapi saya suka membaca. Bagi yang suka membaca cobalah membaca buku sebanyak-banyaknya yang bisa membuat anda ahli di bidang tertentu. Jangan hanya membaca komik atau yang hiburan seperti majalah. Tapi juga membaca sesuatu yang lebih berbobot yang berguna untuk kehidupan bisnis anda.

Yang kedua melakukan surfing di internet. Ceklah hal-hal yang membantu anda menjadi lebih ahli dalam bisnis. Kalau anda seorang sales mencari pengetahuan penjualan yang baik. Kalau anda profesinya akuntansi carilah tentang metode akuntansi yang baik. Dan hebatnya di internet, apapun ada di sana.

Yang ketiga belilah audiobook. Ada buku dalam format audio, ada motivasi dalam bentuk audio. Kalau mau repot bisa diubah ke format mp3 sehingga bisa dimasukkan ke ipod. Dengan audio ini kita bisa mendengarkan sambil melakukan kegiatan lain, misal di jalan atau di mobil. Sehingga bila menganggur, misal menunggu di bandara, bisa mendengarkan audio untuk memperkaya kemampuan anda.

Yang keempat yakni sekolah lagi. Entah di kursusan, sekolah singkat sabtu-minggu, sekolah 2 kali seminggu, atau bisa mengambil MBA selama 2 tahun.

Yang kelima, tanyalah pada yang ahli di bidang itu. Anda ingin mempelajari sesuatu tanyalah pada orang itu baik melalui email atau ketemu langsung.

Yang keenam, ikutlah perkumpulan tertentu khususnya yang sesuai dengan bidang minat anda.

Yang ketujuh, bersahabatlah dengan orang yang lebih pandai dari anda. Anda akan ketularan ilmu darinya sehingga ikut menjadi lebih pandai dan mengikuti apa yang telah dipelajari oleh orang itu.

Yang kedelapan belajarlah dari bos anda, pemilik perusahaan anda atau pimpinan anda. Mereka lebih sukses dari anda tentu mereka mempunyai sesuatu yang lebih dari anda.

Maka itulah 8 hal yang dapat anda kembangkan untuk membuat anda menjadi seorang pembelajar yang baik dan menjadi orang yang lebih sukses dalam hidup ini.
Sebuah analogi, Waktu dan Uang.

Bayangkan di suatu pagi anda didatangi seseorang. Dia berkata, "Saya kasih anda uang 15 juta. Nanti jam 10 malam saya datang lagi pada anda. Saya minta sisa uang yang anda belanjakan. Anda boleh ambil barang atau apapun yang anda beli dengan uang itu. Hanya sisa uangnya yang akan saya minta kembali semuanya."

Maka apa yang anda lakukan pada hari itu ?

Saya yakin anda akan memanfaatkan 15 juta dengan sebaik-baiknya. Mungkin pagi anda akan membeli berbagai keperluan sehari-hari di rumah. Total habis 2 juta. Siang harinya anda beli barang yang sudah anda impikan dari dulu. Lalu sorenya akan ke mall beli berlian untuk istri anda, dan membelikan makanan enak yang anda bawa ke rumah orang tua anda.

Sehingga pasti nanti, pada malam jam 10, uang anda itu relatif habis. Atau kalaupun sisa pastilah sedikit sekali. Anda berusaha sebisanya menghabiskan dengan hasil yang maksimal. Berusaha tidak ada yang bisa dikembalikan sisanya.

Pertanyaan saya berikutnya, "Kalau anda bangun pagi, diberi waktu 15 jam untuk dihabiskan hari itu, apa yang anda lakukan?"

Mari kita lihat aktivitas seseorang. Dia bangun jam 7. Setelah mandi dan sarapan, dia berangkat kerja. Tiba di kantor, dia mengopi, merokok sambil mengobrol dengan teman lainnya. Untuk ini habis 1 jam. Kembali ke ruangnya, temannya ada yang datang, dan habislah 2 jam untuk ngobrol-ngobrol. Sudah hilang 3 jam alias 3 juta melayang. Dan waktu jam istirahat dihabiskan makan siang dengan teman-teman sekalian mencoba rumah makan baru. Untuk itu anda habiskan 2 jam. Dan seterusnya. Jam 10 malam waktu anda tidur, waktu yang sudah anda habiskan hari itu adalah 15 jam.

Namun dari 15 jam itu berapa jam yang digunakan dengan baik. Berapa yang anda buang setiap hari. Coba anda renungkan kembali di sudut pandang ini.

Maka kalau kita berpikir dengan konsep lama 'Time is Money', kita boleh berpikir bahwa kita sebenarnya harus mampu menghabiskan waktu kita dengan cara yang sebaik-baiknya. Sehingga kita menginvestasikan pada kepentingan yang menguntungkan yang paling membawa hasil maksimal bagi kita.


Bila kita mampu berpikir dengan cara sebaik bagaimana kita menghabiskan 15 juta pemberian itu tentang waktu kita, maka kita akan menjadi orang yang lebih efektip dalam berbisnis.

Saya harapkan anda bisa lebih menghargai lagi waktu anda dan membuat hidup anda lebih bermakna. Ketika anda bangun jam 7 pagi, tidur jam 10 malam, 15 jam anda akan habiskan dengan cara yang terbaik untuk kehidupan anda.